"Omedatou Jun Kun.." ucapan selamat tidak berhenti datang dari orang2 yang mengenal Jun sesaat setelah ia dan member Arashi lainnya meninggalkan tempat berlangsungnya acara NTV best artis 2008 selain kepada Jun ucapan selamat juga ditujukan kepada Arashi karna mereka berhasil menyabet predikat sebagai best artis 2008 pada acara tsb.
malam itu merupakan malam paling membahagiakan dalam perjalanan karir Jun. bagaimana tidak, dalam semalam dia menerima 2 penghargaan dari 2 acara yang berbeda pertama sebagai Matsumoto Jun personal ia dinobatkan sebagai salah satu Men of The Year 2008 dari salah satu majalah pria eksklusif di jepang "GQ magazine" dan yang kedua sebagai salah satu member Arashi ia patut berbangga hati karna Arashi berhasil meraih best artis 2008 dari NTV karena single mereka "Truth" menjadi single terlaris sepanjang 2008
karnanya pada malam yang istimewa itu ia berencana merayakan keberhasilannya dengan orang yang sangat istimewa pula dan ia sudah merancang sesuatu yang sangat special dengan Mao.. ia sudah membayangkan malam romantis yang akan dia lewatkan dengan Mao
baginya ucapan selamat serta pelukan hangat Mao akan lebih melengkapi kebahagiannya malam itu..
namun rencana itu tiba2 saja berantakan, saat ia akan pamit untuk pulang lebih dulu tiba2 saja Sho menarik tangannya dan menahannya
"yoo yoo yoo.. kamu ngga bisa kabur Jun.. kamu harus ikut kita.."
Jun yang kaget tidak bisa berkutik saat Aiba pun menarik tangan satunya lagi..
"yo'i Jun.. malem ini kamu ngga bisa kemana2.."
mereka menariknya untuk masuk kedalam mobil yang sudah berhenti didepan mereka
"eee.. sebentar aku masih ada janji dengan seseorang.." Jun menepis tangan keduanya lalu dengan cepat merogoh kantong celananya untuk mengambil HPnya yang berbunyi.. tapi secepat kilat Nino langsung menyambar HP Jun dari tangannya..
Nino membaca nama yang tertera di layar
"dari Mao.. tapi sory Jun untuk kali ini kamu harus ikut kita.." lalu ia mematikan HP Jun
"woooy Nino.. apa2an sih... kemarikan HPku " pinta Jun dengan suara keras dan berusaha untuk merebut kembali HP nya dari tangan Nino tetapi Sho kembali berhasil meringkus tangan Jun dan menariknya kebelakang..
"sory Jun.. untuk kali ini aja.." katanya dengan tidak mempedulikan teriakan Jun yang memintanya untuk melepaskan tangannya...
"eeeh.. apa2an sih.. lepasin ngga..?" teriaknya.. tapi Sho malah memperkuat pegangannya dan Aiba pun turut membantunya
"SHO.. sejak kapan kamu ikutan baka seperti mereka... tolong lepasin.." pintanya kepada sho sambil berusaha meronta tapi sho tidak menggubrisnya dia justru setuju dengan ohno untuk mengikat tangan Jun..
mereka berhasil mengikat dan menarik Jun kedalam mobil lalu kemudian mobilpun segera meluncur kesuatu tempat..
Didalam mobil, lagi lagi HP jun berbunyi..
"itu pasti dari Mao lagi.. tolonglah aku ada janji ama dia.. aku pasti akan menemui kalian setelah aku menemui Mao.." pinta Jun
Nino yang memegang HP jun segera mengangkat panggilan Mao dan memasang loud speaker..
"moshi moshi.. Jun.." terdengar suara mao diseberang sana
"oo.. Mao -chan.. pakabar...? jawab nino yang diikuti suara yang lainnya
"hai.. Mao-chan..."
"ee.. kok rame.. ada apa nih?" tanya mao keheranan
"hoo.. iya nih HP Jun lagi kita sita dan sori banget orangnya untuk sementara kita sandera.. nanti setelah urusan dengan kita selesai pasti akan kita kembalikan dia.. " jelas ohno
"eee... disandera...? ha haha.. kalian mang suka aneh2 deh.. " Mao tertawa mendengarnya baginya bukan hal baru kalo anak2 Arashi melakukan sesuatu yang aneh atau iseng satu sama lain dia hanya bisa geleng2 kepala melihat kejahilan mereka..
"Mao.. sory.. acara kita malam ini terpaksa batal.. anak2 gila ini ngga tau mau membawa aku kemana.." Jun berkata sembari berusaha melepaskan tangannya dari ikatan
"hhmmm.. ya sudah ngga apa2.. kita masih bisa ketemu besok kan.. malam ini bersenang2lah bersama teman2mu... o'ya aku mo ngucapin SELAMAT ya... Men of the year terdengar sangat hebat.. aku dah liat tadi beritanya... "
"ehmm.. makasih..." jawab Jun
"dan untuk kalian semua.. ARASHI... Selamat juga untuk NTV best Artis nya... kalian mang hebattt... sukses ya.." lanjut Mao
"thanks Mao chan.. sukses juga buat kamu..." jawab Anak2 Arashi serempak
"jun.." Mao kembali memanggil Jun
"jangan lupa hubungi aku setelah ini"
"he emm.. sori banget ya untuk malem ini.. tapi nanti aku call kamu lagi.. mereka berempat memang pengen dihajar satu2 nih"
"hush.. jangan sadis gitu deh.. ya sudah sampe nanti ya... bye... bye semua.."
lalu Mao menutup Hp nya
"kalian puas dah bikin rencanaku dengan Mao malam ini gagal?" tanya Jun pada keempat temannya dengan nada yang terdengar geram..
"ini kan malam keberhasilan kita Jun... party tanpa kamu bakal ga ada artinya.."jelas Aiba mencoba menenangkan..
"iya.. tapi aku kan bisa nyusul setelah aku menemui Mao.. dan ini apa2an sih pake diiket2 segala.. tolong lepasin... "pintanya pada Aiba..
Aiba segera melepaskan ikatan tangan Jun
"aku ngga mungkin melewatkan perayaan bersama kalian.. tapi tolong dong sedikiiiit aja pengertian kalian kalo aku juga butuh Mao malam ini.. aku hanya butuh 2-3 jam bersamanya setelah itu sepanjang malam aku akan bersama kalian.."
Jun menghela napas panjang seolah menenangkan hatinya yang sedang kesal dengan kelakuan rekan2nya itu..
tidak lama mobilpun berhenti di area parkir sebuah music club dan lagi lagi Sho, Aiba, Nino dan Ohno ngerjain Jun kali ini mereka menutup mata Jun..
"woyy.. aku paling ngga suka surprise party.. kalian tau kan.."Jun mengingatkan teman2nya
tapi Sho tetap menutup mata Jun dengan saputangannya dan mereka menuntun jun memasuki ruangan yang sudah ramai dengan kehadiran teman2 Jun.. termasuk para staff yang selama ini ada dibelakang Jun dan arashi..
begitu kelimanya masuk kedalam ruangan semua yang berada dalam ruangan serempak berteriak..
"satu... dua... tiiiiiiiiigaaaaaa.... OMEDATOU JUN KUN....."
bersamaan dengan itu penutup mata Jun dibuka lalu semprotan dari champain terarah padanya...
daaan alangkah terkejutnya Jun seseorang yang mengarahkan champain kepadanya itu adalah Mao...
"SURPRISEEEE...." teriaknya sambil berlari memeluknya dan melayangkan kecupan kecil di pipi Jun..
"Selamat ya..." bisiknya dikuping Jun..
Jun tidak menjawab apa2 hanya tersenyum lalu membalas kecupan Mao..
setelah itu Shun, Shota, Abe dan yang lainnya bergantian memberikan selamat
"selamat ya sobat... kamu emang layak dapat predikat terbaik.." ucap shun sambil memeluk sobatnya itu..
"yoo.. kami bangga Jun.." Abe ikut juga memberikan ucapan sambil mengepalkan tinjunya pelan kedada Jun..
kemudian seseorang berteriak
"pesta ini juga untuk ARASHI... yang sudah sukses dengan kedua single nya truth dan one love... OMEDATOUU... ARASHI.. " diikuti tepuk tangan dari semua yang hadir
lalu mereka serempak berteriak
"ARASHI.. ARASHI... FOR DREAM.."
kemudian lantunan lagu2 Arashi berkumandang disepanjang pesta.. semua yang hadir benar2 menikmati suasana semarak malam itu..
ditengah semaraknya pesta Jun menarik tangan Mao dan membawanya keatas balkon memisahkan diri dengan keramaian..
"jadi... kamu sekongkol sama mereka lagi nih..?" tanyanya sambil menarik pinggang Mao dan mendekap erat tubuh Mao..
"he em.. apa kali ini kamu mo marahin aku?" tanya Mao
Jun melonggarkan dekapannya dan memandang lekat wajah Mao dia tersenyum sambil menggeleng..
"aku pernah bilang paling ngga suka yang namanya kejutan kan..? tapi... kalo itu dateng dari kamu.. aku ngga bisa nahan perasaan bahagia.. aku suka.." jawabnya lalu kembali mendekap Mao dengan erat..
"aku bahagia banget terutama karna malam ini kamu ada disini juga ikut merayakan kesuskesanku.." lanjutnya..
"aku juga merasa bahagia Jun... melihat kamu tadi naik ke podium untuk menerima penghargaan itu lalu memberikan sambutan.. kamu terlihat sangat tampan.. aku bangga.. rasanya aku pengen teriak.. THAT'S MY MAN.." Mao berkata setengah berbisik..
Jun lalu melepaskan dekapannya matanya menatap Mao dengan lembut tapi sorot matanya terasa sangat dalam menusuk jantung Mao
"that's my man..?" tanyanya seakan ingin penegasan dari apa yang sudah Mao ucapkan tadi
"sekali lagi dong.. rasanya enaaaak banget terdengar ditelingaku.." pintanya menggoda Mao..
wajah Mao terlihat memerah dan mencoba mengalihkan pandangan dari Jun..
"eeh.. emang aku barusan ngomong gitu..? kamu salah denger.." ucapnya mengelak..
"hhmmm.. ga mau ngaku... tapi ngga apa2.. yang pasti aku dah denger kata2 itu langsung dari mulut kamu.."
Jun meraih kedua tangan Mao dan menempelkannya didadanya..
"to be your Man terdengar lebih hebat daripada hanya sekedar men of the year.." katanya sambil mendekatkan kepalanya ke wajah Mao dan matanya masih menatap lembut Mao..
kali ini Mao membalas tatapan Jun, mereka saling bertatapan lalu Mao tersenyum dan mengangguk..
"he emmm... you are my man.." katanya kemudian.. lalu keduanya pun tersenyum lebar..
Jun mendekatkan bibirnya ke kuping Mao lalu berkata dengan lembut.. "arigatou Mao..."
Senin, 29 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
kyaaaa..
BalasHapusso sweet~~~^^
Kamay...... keren mampusss
BalasHapusgua bacanya sambil senyam senyum sendiri
mantapppp
he he he..
BalasHapusjadi berhayal ada dipelukan Jun ya..